
Gombong,11 Oktober 2026 – Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gombong menerima kunjungan silaturahmi dan studi tiru dari PCM Pekajangan, Kabupaten Pekalongan. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi rombongan untuk mengenal lebih dekat perjalanan Muhammadiyah Gombong sekaligus melihat pengelolaan organisasi, amal usaha, hingga berbagai bidang yang berkembang di lingkungan PCM Gombong.
Rombongan PCM Pekajangan tiba di Gombong sekitar pukul 03.00 WIB. Setibanya di Gedung Dakwah PCM Gombong, para tamu disambut dengan welcome drink dan dipersilakan beristirahat sejenak. Setelah melaksanakan salat Subuh dan mempersiapkan diri, kegiatan pagi dilanjutkan dengan sarapan bersama.
Sebelum memasuki pertemuan utama, rombongan terlebih dahulu diajak melihat sejumlah Amal Usaha Muhammadiyah yang berada di sekitar Gedung Dakwah PCM Gombong. Kunjungan tersebut meliputi PM Wiriosoedarmo Muhammadiyah Gombong, SD Kreatif Muhammadiyah Gombong, SMP Muhammadiyah Gombong, serta SMA Muhammadiyah Gombong.

Setelah kunjungan AUM, rombongan kembali mengikuti agenda utama silaturahmi dan studi tiru. Dalam sambutannya, Ketua PCM Gombong Ir. H. Muhammad Yahya Fuad, S.E. menyampaikan satu hal menarik mengenai perjalanan kedua cabang. PCM Pekajangan diketahui berdiri sekitar dua tahun lebih dahulu dibanding PCM Gombong. Dalam suasana akrab, hubungan tersebut kemudian dianalogikan sebagai hubungan antara “kakak asuh” dan “adik asuh”.
Ungkapan tersebut mendapat tanggapan dari Ketua PCM Pekajangan. Meski PCM Pekajangan lebih dahulu berdiri, ia menilai perkembangan PCM Gombong saat ini telah melaju lebih pesat. Karena itulah, sang “kakak asuh” pada kesempatan tersebut datang untuk melihat dan belajar dari “adik asuhnya” yang dinilai sangat sukses berkembang jauh lebih pesat.

Agenda kemudian berlanjut ke sesi pemaparan mengenai Muhammadiyah Gombong. Materi yang disampaikan mencakup sejarah singkat perjalanan Muhammadiyah di Gombong, perkembangan Amal Usaha Muhammadiyah, Pimpinan Ranting Muhammadiyah, organisasi otonom, hingga berbagai unsur pendukung gerakan lainnya.
Pengelolaan Lazismu turut menjadi bagian yang mendapat perhatian dalam sesi tersebut. Hal ini sejalan dengan salah satu fokus kunjungan PCM Pekajangan untuk menggali pengalaman mengenai pengelolaan yang telah berjalan di PCM Gombong, selain tata kelola organisasi, ranting, Ortom, dan AUM.

Menjelang berakhirnya kegiatan, PCM Gombong dan PCM Pekajangan saling menyerahkan kenang-kenangan sebagai bentuk penghormatan sekaligus simbol eratnya silaturahmi yang terjalin. Momen tersebut menjadi penutup hangat dari rangkaian silaturahmi dan studi tiru yang berlangsung penuh keakraban.
Semoga silaturahmi dan studi tiru ini semakin mempererat hubungan, membuka ruang kolaborasi, serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam memperkuat dan memajukan Persyarikatan.
Penulis: Metafora Team